Islam Nusantara

 

Sejarah Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat

Nama Yogyakarta yang digunakan untuk menyebut Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki sejarahnya sendiri. Konon, nama Yogyakarta sudah ada jauh sebelum Sultan Hamengkubuwono I mendirikan kerajaan ini. Nama Yogyakarta, yang kemudian diadopsi menjadi nama kerajaan oleh Sultan Hamengkubuwono I.

Napak Tilas Kisah Nabi Nuh AS dan Pengikutnya di Balik Tradisi Bubur Suro

Tulisan ini berdasar sanad yang saya dengar langsung dari Mbah KH. Mudhoffar Fathurrohman Kalinyamat, Mbah KH. Sya'roni Ahmadi Kudus saat mengajar Tafsir Jalalain.

Pantangan Menikah di Bulan Suro, Bukan Syariat tapi Adab Orang Jawa

Bagi masyarakat Jawa, Bulan Muharram atau Bulan Suro adalah salah satu bulan sakral setelah bulan puasa, Ramadhan. Bedanya, kalau bulan puasa penuh dengan ritual ibadah, baik pribadi maupun yang bersifat syiar agama, sedangkan Bulan Suro lebih banyak tidak menggelar acara kegembiraan.

Sejarah Tradisi Bubur Syuro Pada Sepuluh Muharram

Tradisi membuat bubur pada sepuluh Muharam atau Asyuro ini biasanya dilakukan di daerah Madura yang disebut dengan bubur tajin dan mereka menyebutnya tajin sora yang terbuat dari bubur nasi dengan kuah ketan.

Ketika Derajat Kewalian Habib Abu Bakar As-Segaf Gresik Tersingkap

Habib Abu Bakar bin Muhammad As-Segaf Gresik adalah sosok Wali Quthb yang sangat masyhur. Dalam manaqibnya, beliau diceritakan telah melakukan khalwat (menyendiri beribadah kepada Allah SWT) kurang lebih selama 15 tahun.

Syi’ir Gus Miek Saat Berziarah Makam Syaikh Ihsan bin Dahlan Jampes

Berikut ini adalah syi’ir yang dibuat oleh Gus Miek ketika berziarah ke makam Syaikh Ihsan bin Dahlan Jampes:

Toleransi Umat Beragama: Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Untuk menyongsong Indonesia emas 2045, salah satu kunci agar tujuan itu bisa tercapai yaitu dengan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, Ulama Nusantara Pemilik Sanad Kitab Hadis Shohih Bukhari dan Shohih Muslim

Laduni.ID, Jakarta - Tidak ada yang meragukan sama sekali bahwa Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asyari menguasai berbagai disiplin keilmuan Islam secara mendalam. Beliau hafal sekian ribu Hadis dan menguasai kitab-kitab babon Hadis, yang biasa disebut dengan Kutubus Sittah, yakni; Shohih Bukhari, Shohih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan An-Nasa’i, dan Sunan Ibnu Majah.

Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, Peletak Batu Pertama Kemerdekaan Indonesia

Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari adalah seorang yang tenang, sabar, dan tidak keburu nafsu. Menghadapi segala permasalahan dengan dada yang lapang dan tidak terseret perasaan. Karena itu beliau mampu memecahkan masalah-masalah berat sekalipun dalam situasi yang sulit dengan pemecahan yang tepat.

Ketika Habib Umar dan Syaikh Ali Jum’ah Menyambut Undangan Syuriyah PBNU

Di sela-sela agenda Multaqo ini, perwakilan Syuriah Nahdlatul Ulama yang turut hadir diwakili oleh Rois Syuriah, Dr. (HC.) KH. Afifuddin Muhajir dan rombongan menyampaikan undangan kepada Habib Umar dan Syaikh Ali Jumah. Keduanya dikabarkan menyambut baik undangan PBNU untuk berkunjung ke kantor PBNU di Jakarta.

Menampilkan 51 - 60 dari 566 Islam Nusantara