Zina Dapat Menyebabkan Kesulitan Rezeki

 
Zina Dapat Menyebabkan Kesulitan Rezeki

LADUNI.ID, Jakarta - Kita ketahui bahwa zina adalah perbuatan yang tergolong ke dalam dosa besar, sebab itulah Allah SWT sangat melarang perbuatan zina. Kemudian, apakah dosa besar yang diakibatkan oleh zina dapat berpengaruh pada seretnya rezeki kita?

Dalam kaitan ini, Ustadz Ma’ruf Khozin dalam salah satu ceramahnya menyampaikan bahwa memang terdapat pengaruh antara orang yang berbuat zina dengan rezeki yang akan ia peroleh. Hal tersebut diterangkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Ahmad yang artinya sebagai berikut.

Terkadang seseorang itu akan terhalang dari rezekinya disebabkan dosa yang ia lakukan.” (HR Imam Ahmad).

Jadi ketika rezeki tidak lancar atau tersendat, maka jangan salahkan orang lain. Boleh jadi kita pernah melakukan dosa yang belum diampuni oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, mintalah ampunan kepada Allah SWT supaya dosa tersebut dihapus, dan dengan terhapusnya dosa itu akan datang rezeki kepada kita.

Lebih lanjut berkenaan dengan persoalan ini, terdapat sebuah hadis yang oleh Imam Ibnu Hajar diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi yang artinya sebagai berikut,

Hindarkan diri kita dari zina, karena di dalam zina itu ada enam hal yang tidak baik, yang tiga dialami ketika di dunia dan yang tiga lagi akan dialami kelak di akhirat.” (HR Imam Al-Baihaqi)

Secara rinci, adapun tiga hal yang akan dialami di dunia ini adalah, pertama, akan menghilangkan cahaya atau aura positif di dalam wajah dan tubuhnya. Kedua, dapat mengurangi umur di dunia sebagaimana contoh terjadi pada pengidap HIV yang usianya rentan pendek. Ketiga, terhalangnya datangnya rezeki kepada orang yang berbuat zina.

Sementara itu, tiga hal yang akan dialami di akhirat adalah, pertama, menjadikan Allah SWT murka kepada pelaku zina. Kedua, menjadikan pelaku zina masuk ke dalam neraka. Ketiga, akan dijauhkan dari rahmat Allah SWT.

Oleh karena enam hal yang akan dialami di dunia maupun di akhirat ini, sungguh penting menjauhkan diri kita dari perbuatan zina. Kemudian berbalik lah melakukan hal yang dibenarkan oleh agama Islam, yaitu menikah. Menikah lah. Sebab dengan menikah, kenikmatan di dunia ini akan justru ditemukan yaitu di dalam pernikahan.

Ustadz Ma’ruf Khozin pun menyampaikan bahwa Kiai Sahal Mahfudz pernah mengatakan bahwa satu-satunya ibadah yang disitu dengan cara menuruti hawa nafsu adalah menikah. Sebab, ibadah yang lain semuanya adalah menahan nafsu. Tetapi menikah adalah menuruti nafsu yang kemudian menjadi halal.

Hal ini sebagaimana hadis Rasulullah yang dijelaskan oleh Ustadz Ma’ruf Khozin, yang artinya berbunyi, “Menikahlah dengan wanita, maka mereka yang akan mendatangkan rezeki harta kepada kita.” (HR Imam Al-Hakim).

Dengan demikian, ketika kita sudah melakukan hal yang sesuai dengan tuntunan agama kita maka hal tersebut justru mendatangkan rezeki. Tetapi sebaliknya, jika melakukan hal yang melanggar agama maka akan menyulitkan rezeki kita.

Semoga kita semua dijauhkan dari perbuatan zina yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa ta’ala dan dimudahkan untuk melaksanakan pernikahan. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin…