Biografi KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya Staquf)

 
Biografi KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya Staquf)

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Masa Menuntut Ilmu
2.2       Guru-Guru Beliau
2.3       Mengasuh Pesantren 

3          Jasa dan Karier Beliau 
3.1.      Jasa Beliau 
3.2.      Karier Beliau

4          Teladan Beliau 

5          Referensi

 

1          Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1       Lahir

KH. Yahya Cholil Staquf beliau adalah ulama berasal dari di Rembang, Jawa Tengah. Beliau lahir pada 16 Februari 1966.  KH. Yahya Cholil Staquf merupakan tokoh Nahdlatul Ulama dan saat ini menjabat sebagai Katib Aam Syuriah PBNU. Ayahnya merupakan tokoh NU sekaligus salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH. Muhammad Cholil Bisri.  Ibunya bernama Muchisnah. KH. Yahya Cholil Staquf juga merupakan keponakan dari Pengasuh Pondok Raudlatut Thalibin, KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus.

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1       Masa Menuntut Ilmu

Soal pendidikan, KH Yahya Cholil Staquf sejak kecil mendapatkan pendidikan formal di pesantren Roudlotul Tholibin Rembang lalu ketika remaja beliau menuntut ilmu di Madrasah Al-Munawwir Krapyak dibawah asuhan KH. Ali Maksum. Pendidikannya beliau berlanjut di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada.

Dibesarkan dari kultur Nahdilyin kuat dan kehidupan pesantren, KH. Yahya Cholil Staquf pun pernah menjadi pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Rembang, Jawa Tengah.

Dibesarkan di lingkungan pondok, KH. Yahya Cholil Staquf mendapatkan ilmu agama berlimpah dari ayah dan juga pamannya. Tak hanya itu, pria kelahiran 16 Februari 1966 ini juga sempat mencari ilmu di pondok pesantren KH. Ali Maksum di Krapyak, Yogyakarta, sembari berkuliah di Jurusan Sosiologi Universitas Gadjah Mada (UGM).

2.2       Guru-Guru Beliau

Guru-guru beliau saat belajar di pesantren adalah:

  1. KH. Muhammad Cholil Bisri
  2. KH. Mustofa Bisri (Gus Mus)
  3. KH. Ali Maksum

2.3       Mengasuh Pesantren 

KH Yahya Cholil Staquf sempat menjadi pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin di Leteh, Rembang.

3      Jasa dan Karier  Beliau

3.1 Jasa-jasa Beliau:

  1. KH. Yahya Cholil Staquf juga pernah dipercaya sebagai tenaga ahli perumus kebijakan pada "Dewan Eksekutif Agama Agama di Amerika Serikat - Indonesia" yang didirikan berdasarkan perjanjian bilateral yang ditandatangani oleh Presiden Obama dan Presiden Jokowi pada Oktober 2015, dalam rangka “menjalin kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia. 
  2. KH. Yahya Cholil Staquf pernah mengundang atensi publik ketika menghadiri undrangan acara dari American Jewish Committee (AJC) dan berpidato tentang resolusi konflik keagamaan disana. 
  3. Selain itu, KH. Yahya Cholil Staquf terlibat secara pemikiran dalam penyusunan naskah deklarasi ISOMIL Nahdlatul Ulama (2016); deklarasi forum persatuan global (2016); deklarasi Ansor gerakan pemuda pada kemanusiaan Islam (2017); dan yang terakhir Manifesto Nusantara (2018). 
  4. KH. Yahya Cholil Staquf juga dikenal karena melanjutkan apa yang sering dilakukan oleh Gus Dur dengan melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh atau acara komunitas Yahudi untuk perdamaian Israel-Palestina.
  5. KH. Yahya Cholil Staquf juga merupakan utusan GP Anshor dan PKB untuk jaringan politik tersebar di Eropa dan Dunia, Centrist Democrat International (CD) dan European People’s Party (EPP).

Karier beliau setelah belajar dari Yogyakarta adalah:  

  1. Menjadi pengasuh pesantren Raudlatut Tholibin di Rembang 
  2. menjadi juru bicara Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.   
  3. Menjadi Katib Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2015
  4. Menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2018-2019, untuk menggantikan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang wafat pada 2017, KH. Hasyim Muzadi
  5. Menjadi salah satu inisiator pendiri institut keagamaan di California, Amerika Serikat, yang bernama Bayt Ar-Rahmah Li adDa'wa Al-Islamiyah rahmatan Li Al-alamin yang mengkaji agama Islam untuk perdamaian dan rahmat alam pada tahun 2014.

4      Teladan Beliau    

Menjaga Perdamaian di Tingkat Akar Rumput

Pertengahan tahun 2018, Yahya mengambil keputusan berani atas keputusannya berkunjung ke Israel. Tak hanya berkunjung, Yahya juga bertemu dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu, dan menjadi pembicara dalam forum American Jewish Committee (AJC) di Israel.

Dihujani kritik di dalam negeri, namun Yahya bergeming. "Upaya saya ini mengajak atau memperkuat gerakan perdamaian di tingkat akar rumput di masyarakat menjadi konsensus sosial. Semua orang mau perdamaian," kata Gus Yahya.

5     Referensi    

     https://wiki.laduni.id/

 

 

 



 

 

Lokasi Terkait Beliau

List Lokasi Lainnya